Mengenai bahasa pemrograman mungkin diantara kita ada yang bertanya, "Komputer kok punya bahasa?", "Memangnya bisa diajak bicara?". Jawabnya : Komputer memang punya bahasa dan bisa diajak bicara. Inilah yang disebut bahasa pemrograman komputer. Bahasa tersebut memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan komputer. Jadi untuk memberi perintah kepada komputer kita harus paham bahasanya dulu. Bahasa pemrograman juga memiliki tingkatan yaitu bahasa tingkat tinggi dan tingkat rendah.



Sebenarnya komputer hanya mengenal bilangan satu dan nol saja. Secara lebih detail komputer hanya memahami dua keadaan yaitu on atau off. On untuk menyatakan bilangan biner 1 sedangkan off untuk bilangan biner 0. Bilangan biner adalah bilangan yang hanya terdiri dari dua digit yaitu 1 dan 0. Komputer yang terdiri dari rangkaian switch memahami digit 1 sebagai on yaitu switch dalam keadaan terhubung sedangkan digit 0 artinya switch dalam keadaan off atau terputus.



Kombinasi itulah yang membuat komputer dapat melakukan berbagai hal. Untuk membuat komputer melakukan sesuatu kita harus paham kombinasi switch on dan off nya. Bukankah hal ini akan sangat membosankan? Oleh sebab itu dibuatlah bahasa pemrograman. Bahasa ini memiliki berbagai tingkatan sesuai kedekatan bahasanya dengan bahasa manusia.



Bahasa Tingkat Tinggi


Bahasa pemrograman masuk tingkat ini karena bahasa tersebut mendekati bahasa manusia. Contohnya bahasa Basic, Visual Basic, Pascal, Java dan lainnya.


Bahasa Tingkat Menengah


Disebut tingkat menengah karena bisa masuk ke dalam bahasa tingkat tinggi maupun rendah. Contohnya bahasa C.


Bahasa Tingkat Rendah


Bahasa pemrograman masuk tingkat ini karena bahasanya masih jauh dari bahasa manusia. Contohnya bahasa Assembly.



Proses pembuatan program yaitu kita menulis kode sumber pada teks editor misalnya notepad kemudian mengubahnya menjadi bahasa mesin yang bisa dieksekusi oleh CPU. Proses pengubahan kode sumber (source code) menjadi bahasa mesin (machine language) ini terdiri dari dua macam yaitu kompilasi dan interpretasi.



Kompilasi (Compilation)


Dalam proses kompilasi semua kode sumber dibaca terlebih dahulu dan jika tidak ada kesalahan dalam menulis program maka akan dibentuk kode mesinnya sehingga program bisa dijalankan. Program yang melakukan tugas ini disebut Compiler. Program hasil kompilasi akan berbentuk executable. Program bisa langsung dijalankan tanpa harus memiliki Compiler di komputer yang menjalankan program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik kompilasi misalnya bahasa C, C++, Pascal, Assembly dan masih banyak lagi.


Interpretasi (Interpretation)


Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi akan membaca kode sumber perbaris dan dieksekusi perbaris. Jika ditemukan kesalahan dalam penulisan program maka di baris kesalahan itulah program akan dihentikan. Program yang melakukan tugas ini disebut Interpreter. Pada teknik interpretasi tidak ada akan dihasilkan program standalone, artinya untuk menjalankan program kita harus mempunyai kode sumbernya sekaligus interpreter program tersebut. Bahasa yang menggunakan teknik interpretasi misalnya bahasa Perl, Python, Ruby dan masih banyak lagi.


Kompilasi Sekaligus Interpretasi


Ada juga bahasa pemrograman yang menghasilkan programnya dengan teknik kompilasi sekaligus interpretasi. Misalnya bahasa java. Dalam pembuatan program java kode sumber diubah menjadi bytecode. Meskipun nampak seperti bahasa mesin namun ini bukanlah bahasa mesin dan tidak executable. Untuk menjalankan bytecode tersebut kita membutuhkan Java Runtime Environment (JRE) yang bertugas sebagai interpreter sehingga menghasilkan program dari bytecode tersebut.



Meskipun setiap bahasa pemrograman dibuat untuk membuat program namun setiap bahasa dibuat dengan tujuan dan fungsi yang berbeda-beda. Misalnya untuk membuat driver hardware kita tidak bisa menggunakan bahasa Visual Basic. Untuk membuat program berbasis sistem seperti driver kita bisa gunakan bahasa C atau Assembly. Contohnya sistem operasi linux yang open source. Jika anda melihat kode sumbernya anda akan menemukan bahwa linux dibuat menggunakan bahasa C. Sedangkan untuk pemrograman desktop kita bisa menggunakan Visual Basic. Bahasa tersebut dirancang oleh Microsoft untuk pemrograman desktop dengan tampilan GUI yang memukau.



Begitulah sekilas tentang bahasa pemrograman. Belajarlah bahasa pemrograman agar anda bisa memerintah komputer bukannya diperintah oleh komputer, hehe.



Untuk contoh program sederhana bisa lihat disini Simple Command Prompt dengan Bahasa C atau bahasa pemrograman web Dasar-dasar Pemrograman Web Menggunakan Bahasa PHP.